Sekolahku, Duniaku yang Indah:

Sekolah kami terus berbenah, mengukir prestasi demi prestasi. Kami semua harus maju dengan mimpi besar yang kami punya.  Read more!

Info BPTIKP & Dinas Pendidikan Jateng:

Anda tidak boleh ketinggalan informasi dari BPTIKP dan Dinas Pendidikan Jawa Tengah. Kedua lembaga ini yang menangungi kita.  Kunjungi BPTIKP dan Dinas Pendidikan

EngVid Free Video English Lesson:

Kami menemukan sebuah sumber video pembelajaran bahasa Inggris GRATIS yang mungkin sesuai kebutuhan Anda. ....  Read more!

Buat Mereka yang Mudah Menyerah:

Nick Vujicic hidup tanpa anggota badan. Tapi ia tak mau menyerah, sebab ia hidup tanpa mengenal batas. Kita semua akan tergugah menyaksikan video ini...  Read more!

Format Factory – Konverter File Audio dan Video untuk Perangkat Mobile

Postingan ini merupakan kelajutan dari artikel Memanfaatkan Youtube Sebagai Sumber Pembelajaran di Kelas.

Setelah kita berhasil mendownload file video dari youtube.com, kita harus memiliki perangkat yang digunakan untuk memutar video youtube. Format file video youtube adalah FLV, sehingga kita harus mendownload perangkat FLV player atau mengkonvert file video tersebut ke format AVI atau WMA.

Jika kita memilih langkah pertama, yakni mendownload software FLV player silakan kunjungi situs FLV player. Jika kita ingin mengkonvert file video tersebut ke format AVI atau WMA, saya menyarankan untuk mengunduh perangkat Format Factory.

Format Factory Gratis Tapi Sangat Bagus

Format Factory adalah software konverter gratis dengan fitur lengkap. Konverter yang memungkinkan Anda untuk mengkonversi file audio, video, dan bahkan gambar ke fie berbentuk atau berekstensi  WMV, AVI, MPG, MP3, WMA, AAC, JPG, PNG, GIF, dan banyak lagi. Format Factory juga mendukung format media yang digunakan oleh perangkat portable yang paling utama, termasuk PSP dan iPhone.

Format Factory ini sangat mudah digunakan. Meskipun gratis, bukan berarti perangkat ini jelek. Saya sudah menggunakannya hampir 2 tahun sejak saja mengenal perangkat ini. Untuk mendapatkannya silakan klik di sini.

Silakan download softwarenya, dan dapatkan tutorialnya di sini.

Mulai sekarang kita memiliki alternatif yang lebih longgar dan bervariasi dalam memanfaatkan sumber pembelajaran di internet. Kita dapat memutar file audio, video, atau gambar melalui komputer atau laptop kita. Agar para siswa bisa menyaksikannya langsung saya menyarakan untuk menghubungkan perangkat komputer atau laptop Anda dengan perangkat LCD. Saya yakin hampir setiap sekolah sudah memiliki perangkat ini. Mari kita manfaatkan fasilitas yang ada untuk mewujudkan visi Education Without Boundaries: “The World is My Classroom”.

The world is my classroom, each day is a new lesson, and every person I meet is my teacher” ~ Craig Harper

Selamat mencoba.***

Sebuah Review Sederhana – Perkembangan IT di Kudus

ngenet barengRichardus Eko Indrajit – professor ilmu komputer dari  the Asian Banking Finance and Informatics Institute Perbanas, dan juga suami penyanyi Lisa A Riyanto, dalam sebuah seminar di Udinus Semarang tahun lalu mengutip salah satu pakar IBM yang menganalogikan perkembangan teknologi informasi dengan perkembangan otomotif. “Seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika!”

Kalimat di atas menggambarkan bahwa kecepatan kemajuan teknologi informasi sudah menyerupai sebuah paradok, sebuah situasi yang tampaknya sangat tidak mungkin atau sulit dipahami karena sangat berlawanan dengan kenyataan secara umum. Di tengah situasi ekonomi dan politik yang serba kacau, perkembangan IT melesat sangat cepat.

Kita sesungguh benar tidak bisa menolak dan memungkiri kehadiran IT yang mewarnai seluruh segmen kehidupan, dari kehidupan orang biasa, para ustad, teknokrat, mahasiswa, hingga penguasa. IT hari ini adalah raja dunia! Bagaimana orang Kudus memandang ini semua? Silakan membaca lanjutannya …

Kudus Cyber City:

Tidak Hanya Pemkab yang Serius, Tetapi Kita

 

cyber cityBeberapa waktu yang lalu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Tifatul Sembiring, mengatakan, jumlahnya pengguna internet di Indonesia meningkat mencapai 45 juta atau sekitar 20%. Sayang sekali saya tidak mendapatkan data yang akurat tentang jumlah pengguna internet di Kabupaten Kudus. Jika kita menghitung jumlah pengguna internet di Kudus berdasarkan data Menteri Komunikasi dan Informatika, yakni 20%, berarti ada sekitar 155.487 orang pengguna internet dari jumlah penduduk kabupaten Kudus yang berjumlah 777.437 jiwa. Tentu saja, data ini sangat tidak bisa dipercaya karena saya memang tidak mendapatkan data statistik yang akurat.

Gagasan Bapak Bupati Kudus mengadakan acara “Ngenet Sehat Bareng Kang Mus” dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Hari Teknologi dan Pencanangan Kudus Cyber City, membuat saya ‘geleng-geleng kepala’. Jika jumlah peserta yang ditarget 2.500 orang, saya kira tidaklah sulit, karena jumlah pengguna internet di Kudus sekitar 155.487 orang, (sekali lagi ini hitungan kasar) asalkan panita serius melakukan sosialisasi. Tetapi, menyediakan bandwidth untuk mencukupi 2.500 orang peserta yang ngenet dalam waktu yang sama dan di tempat yang sama itulah yang membuat otak saya tidak ‘muat’. Busyet, ini ide gila! Coba bandingkan, untuk ngenet di rumah, di warnet, atau di sekolah yang jumlahnya tidak lebih dari 10 orang saja, kecepatannya sudah seperti orang kehabisan nafas. Bagaimana dengan 2.500 orang bersamaan? Silakan membaca lanjutannya …

Memanfaatkan Youtube Sebagai Sumber Pembelajaran di Kelas

youtubeJika kita mau, sebenarnya banyak sekali sumber belajar (learning resources) yang bisa kita dapatkan dari internet. Tentu saja, sumber-sumber yang berbentuk digital, seperti file powerpoint untuk presentasi, file word document, file dalam format excel, file berformat pdf (ebook), images atau gambar, free software, file mp3/mp4, dan video. Di internet bisa kita dapatkan sumber belajar yang sangat berharga, gratis, dan mudah, tanpa harus repot-repot membuatnya. Dengan catatan, kita tahu tips dan trik cara pencarian di Google dan bisa sedikit mengolah atau memodifikasinya.

Kali ini, saya akan memberikan tips kecil mendownlad video dari youtube.com agar video tersebut dapat diputar di computer atau laptop dengan menggunakan windows media player, VLC media player, atau media lain yang bisa digunakan untuk menjalankan file video. Jika file video sudah kita download dan bisa dijalankan di komputer meja (desktop) atau laptop, kita tinggal mengoneksikan dengan LCD, dan para siswa sudah siap belajar dengan asyik. Hehehe, seperti menonton layar tancap aja…

Youtube adalah situs video sharing terbesar dan paling popular sekarang ini. Selain popular youtube juga sering membuat orang menjadi popular dalam waktu singkat secara tak terduga. Briptu Norman Kamaru dan Justin Bieber, misalnya, sangat popular berkat bantuan youtube. Silakan membaca lanjutannya …

Tips Dan Trik Cara Pencarian Di Google

tips googleMencari apapun di search engine, semacam Google atau Yahoo, modalnya adalah keyword (kata kunci). Karenanya, keyword adalah persolan penting di dunia internet. Begitu kita mengetikkan Google Wonder Wheel atau Visuword di halaman google,  google akan memberikan informasi yang berkaitan dengan keyword tersebut. Mudah, kan. Tapi kalau kita tahu cara di bawah ini, pencarian akan lebih efektif, spesifik, dan powerful.

Untuk itu saya akan tunjukkan  Tips Dan Trik Cara Pencarian Di Google yang saya ambil dari tulisan teman Romi Satria Wahono dari blog Ilmu Komputer.

Kata mas Romi, agar pencarian kita lebih efektif dan spesifik, kita harus tahu caranya. Di samping itu, file dengan format tertentu (misalnya, dokumen, gambar, power point, video, dll) akan lebih cepat kita temukan. Silakan membaca lanjutannya …

Belajar Vocabulary dengan Google Wonder Wheel dan Visuword

Google Wonder Wheel dan Visuword. Vocabulary atau kosa kata merupakan materi sulit dalam belajar bahasa Inggris untuk siswa sekolah menengah pada umumnya. Sebagian besar siswa SMP dan SMA dan yang sederajat mengalami kendala dalam mengerjakan soal-soal vocabulary. Soal-soal ini biasanya menanyakan meaning (arti kata), synonym atau padanan makna kata, dan antonym atau lawan makna kata.

Alat yang biasa kita gunakan adalah google translate, yang dapat menerjemahkan lintas bahasa di dunia. Kita akui, google translate semakin hari semakin canggih. Tool ini menjadi paling popular bagi pengguna internet Indonesia, karena orang Indonesia biasanya memiliki kendala bahasa asing. Dengan bantuan google translate, kita menjadi sangat terbantu. Silakan membaca lanjutannya …

Wondershare Quiz Creator

Software untuk Membuat Soal Kuis


Wondershare Quiz Creator adalah sebuah sofware yang bisa digunakan untuk alternatif pembelajaran di dalam kelas. Dengan sofware ini, kita dapat membuat soal dan bisa dilengkapi dengan gambar, musik, dan video. Software aplikasi ini sangat praktis karena kita dapat membuat, mengedit, menyimpan , dan menjadikan komputer (PC) atau laptop kita sebagai medianya. Kita tidak perlu harus terhubung dengan internet, tetapi setelah soal jadi, file bisa diunggah (diupload) ke blog atau website. Saya sudah mencobanya dan membaginya ke Bapak Ibu Guru di sekolah kami.

Setelah selesai mempersiapkan soal dan mengetikkannya di program Wondershare Quiz Creator, kita lalu mengcopynya di komputer lab bahasa, dan anak-anak tinggal memainkannya di sana. Mereka membaca dan menjawab soal dengan mengklik tombol option pilihan jawaban.  Jawaban disubmit, lalu kriing…, anak-anak akan mengetahui jawabannya betul atau salah. Kita dapat mengatur  score maksimal, angka ketuntasan minimal, dan pengaturan-pengaturan lain sehingga quiz bisa tampil lebih mengasyikkan. Silakan membaca lanjutannya …

Net Generation

Siapkah Sekolah Anda Menerima Anak-Anak Net Generation Sebagai Siswa?

 

net generationNet Generation. Saya ingin memberikan sebuah gambaran, bahwa lembaga sekolah, mau atau tidak, harus menyiapkan teknologi internet dan teknologi informasi dengan proses perencanaan, penerapan, pengawasan serta pengembangan TIK untuk pendidikan dan pengajaran. Mengapa? Karena calon-calon siswa adalah Net Generation!

Bocah kecil itu benama Ben Ten, lahir 27 September 2002. Ayahnya bekerja di Korea sebagai Tenaga Kerja Indonesia sejak usianya 2 tahun. Anak itu sering mendengarkan pembicaraan ibu dan bapaknya melalui handphone dan internet. Bahkan, kadang-kadang bocah itu disuruh berbicara langsung dengan ayahnya bergantian dengan ibunya. Dengan handphone, betapa dekatnya jarak Korea dengan Indonesia.

Ketika ulang tahun yang ke-3, Ben meminta ibunya membukakan email dari ayahnya. Ben memohon ibunya membacakan email itu. Kemudian anak kecil itu mendikte ibuya untuk membalas email tersebut. Ben mulai memasuki wilayah dunia maya untuk berkomunikasi dengan ayahnya.

Ben pada usia 4 tahun. Ben meminta ibunya membukakan yahoo messenger (YM). Dia menggunakan kamera untuk berbicara dengan ayahnya. Siapapun menganggap ini perkembangan yang wajar.

Ben pada usia 5 tahun. Ia memohon kepada ibunya untuk membukakan yahoo messenger. Sekarang dia melakukan chatting bersama ayahnya secara interaktif. Dia ngobrol seperti orang dewasa: asyik dan siapapun akan senang menyaksikan anak cerdas seperti ini. Jika Ben ini adalah anak anda, apa yang Anda rasakan? Sedih ataukah bangga? Silakan membaca lanjutannya …

Guru Melarang Siswa Ngenet dan Bawa HP, Sebuah Solusi?

don't worry maamBagaimanapun kita tidak bisa menolak kehadiran internet dan handphone dalam keseharian kita. Padahal, dampak negatif dari keduanya sering mengganggu keharmonisan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah. Teknologi handphone berkembang sangat sangat pesat dan menjadi pintu utama masuknya teknologi internet ke kehidupan anak-anak didik.

Hampir semua siswa membawa handphone di dalam saku atau tasnya. Menjelang pelajaran dimulai, saat istirahat, dan beberapa menit setelah bel pulang berbunyi mereka selalu suntuk ber-sms, facebook-an atau browsing. Handphone anak-anak sekarang sangat modis, full features, dan mewah. Handphone sudah tidak bisa dilepaspisahkan dari jari-jemari mereka.

Setiap akhir semester, ketika orang tua datang ke sekolah mengambil buku rapor, mereka beramai-ramai mengeluh bahwa prestasi anaknya menurun gara-gara anak-anak terlalu sering bermain-main dengan HP. Mereka tidak berdaya mengatasi virus demam hape, tetapi orang tua ini selalu meluluskan rengekan anaknya untuk membelikan hape model terbaru, sampai-sampai harus menomorduakan membeli buku. Silakan membaca lanjutannya …

Berinternet Sehat dan Aman untuk Anak-Anak

ngenet sehat bersama anakBerinternet sehat dan aman. Mungkin sejumlah sekolah sudah memasang atau memiliki filter khusus agar para siswanya tetap aman saat menggunakan internet, misalnya dengan menggunakan public DNS atau software tertentu,  terkadang filter ini masih bocor menyaring informasi yang berbahaya bagi siswa atau anak-anak.

Di masa lalu guru atau orang tua lebih mudah memantau keamanan siswa di kelas atau anak di rumah. Guru bisa memastikan bahwa tidak ada anak bermain di luar, meninggalkan kelas, berkelahi atau berteriak. Tapi sekarang, dengan perangkat online di atas meja, sulit untuk memonitor aktivitas anak-anak dan menjaga agar mereka tetap terjamin keselamatannya.

Sebagai guru kita harus memahami metode serangan berbahaya dari dunia maya. Sebagai guru kita harus mempelajari strategi “perang” dengan konten berbahaya, dan juga segala bentuk kejahatan online yang membahayakan keselamatan anak-anak. Kebutuhan ini menjadi penting dan semakin mendesak mengikat semakin banyak dampak negatif akibat penggunakan intenet yang tidak sehat dan aman.

Ini berarti, kita tidak hanya mengetahui tentang masalah, tetapi kita juga harus bersaing dengan tren baru. Internet memberikan kemungkinan tak terbatas dan mudah menyesatkan. Banyak tempat-tempat indah bisa kita temukan dengan mudah, tapi seringkali kita tersesat dan sendirian dalam situasi berbahaya. Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki kemampuan untuk perlindungan diri. Silakan membaca lanjutannya …

 Page 1 of 2  1  2 »
Copyright@wp-theme
www.http://www.ngenetsehat.co.cc